Bumil Tertelan Obat Rebonding, Berbahayakah?

ANDA BERTANYA, APOTEKER MENJAWAB

Diasuh oleh para Apoteker Dosen Fakultas Farmasi Unand

Bumil Tertelan Obat Rebonding, Berbahayakah?

Pertanyaan:

Selamat malam pak Apoteker. Mau Tanya, saya sedang hamil 4 minggu. Kebetulan saya usaha salon tapi tidak sengaja saya sedang oleskan obat bonding dan saya ndak sadar menjilat tangan saya. Jadi tertelan sedikit. Saya sudah minum air banyak-banyak dan air kelapa muda tapi saya khawatir Pak, mohon sarannya. Thanks. 087864437XXX.

Jawaban:

Bumil, anda memang harus hati-hati bila bekerja dengan bahan rumah tangga atau kosmetik . Sudah sangat bijak bila anda sudah melakukan tindakan di atas. Namun karena Ibu bekerja di salon maka paparan bahan-bahan kosmetik yang mungkin terjadi setiap hari perlu mendapat perhatian.

Kosmetika untuk rebonding rambut umumnya mengandung bahan-bahan seperti  asam tioglikolat, gliseril monostearat, asam stearat, amonium hidroksida, natrium lauril sulfat, parafin, air suling atau air bebas mineral, dan lain-lain. Tingkat keasaman kosmetika ini cukup tinggi yakni dengan pH besar dari 9.

Dari berbagai komponen formula rebonding di atas hanya satu yang perlu mendapat perhatian khusus, yakni asam tioglikolat (TGA). Senyawaan ini berupa cairan berwarna kuning berbau tidak enak. Ia dapat melarutkan zat tanduk. Garam tioglikolat digunakan dalam penataan rambut. Amonium tioglikolat merupakan adalah bahan dasar larutan pengeriting rambut. Bahan ini mengubah susunan dan bentuk rambut dengan melepaskan ikatan-ikatan antara molekul-molekul zat tanduk. Kalsium tioglikolat digunakan untuk menghilangkan bulu halus yang tidak diinginkan.

Asam tioglikolat dapat masuk ke dalam tubuh melalui udara pernafasan dan terpapar pada kulit. Ia dapat berpengaruh tidak baik terhadap tubuh. Senyawaan ini bersifat korosif, sehingga dapat menyebabkan kulit teriritasi dan terbakar. Bila terhisap melalui pernafasan  maka ia dapat mengiritasi hidung, kerongkongan dan paru, dan menyebabkan batuk, dan sesak nafas.   Pemaparan berulang pada kulit dapat menyebabkan kemerahan pada kulit.

Pada keadaan terpapar cukup lama atau kronis misalnya setelah beberapa bulan hingga satu tahun, mungkin dapat menimbulkan ganguan seperti timbulnya kanker, gangguan alat perkembangbiakan, dll. Jangan makan, minum, merokok di tempat zat ini ditangani, disimpan, atau diproses karena dapat tertelan.

Untuk mencegah terpaparnya kita, maka pada penggunaan sediaan yang mengandung TGA perlu dilakukan dalam ruang tertutup yang mempunyai exhaust van (kipas pengeluar udara) pada daerah senyawaan ini dikeluarkan. Gunakan pakaian pelindung seperti masker dan sarung tangan (handschoen). Cuci bersih bagian tubuh yang terpapar bahan yang mengandung TGA dan mencuci bersih bagian tubuh atau mandi setiap selesai kerja. Di ruangan tempat bekerja diberi label peringatan bahan berbahaya. Di samping itu perlu pelatihan tentang bahaya terpapar TGA.

Bu, apa yang sudah terjadi tidak perlu dikhawatirkan, karena dalam jumlah yang sangat sedikit dan Ibu telah meminum air dan air kelapa muda. Tetapi yang perlu diwaspadai justeru adalah kemungkinan Ibu terpapar secara berulang setiap hari dan dalam jangka lama. Obat rebonding yang digunakan dapat masuk ke dalam tubuh baik melalui udara pernafasan maupun melalui kulit. Untuk itu tindakan pencegahan seperti yang sudah dijelaskan di atas sangat penting dilakukan.

Bagi anda yang ingin menanyakan segala sesuatu tentang obat, makanan, NARKOBA dan kosmetik dapat menghubungi kami melalui SMS di nomor 082388287373. Pertanyaan dengan dilengkapi nama dan alamat ditujukan kepada Apoteker. Sehubungan banyaknya pertanyaan yang masuk harap bersabar. Syarat dan ketentuan berlaku. Semoga bermanfaat. Terima kasih. Dr. Muslim Suardi, MSi., Apt.

Read 47 times