Pengambilan Sumpah Lulusan Apoteker Fakultas Farmasi Anggkatan II Tahun 2017

30 November 2018

Padang (Unand) – Sebanyak 99 Orang Mahasiswa Lulusan PSPA Dilantik dan Diambil Sumpahnya,Pengambilan Sumpah dihadiri oleh Ketua Komite Farmasi Nasional, Drs. Purwandi, Apt., M.M., M.E., PP IAI Sumbar, Noffendri, S.SI., Apt. Serta Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA Kamis (29/11) di Aula Lantai Dua Fakultas Farmasi Unand, Kampus Limau Manis Padang.

Pengambilan dan penanda tanganan sumpah dilaksanakan dengan bantuan rohaniawan berdasarkan aganma dan kepercayaan masing-masing mahasiswa, Setelah mengambil sumpah mahasiswa menandatangani pernyataan sumpah  yang ditandatangani oleh mahasiswa bersangkutan, dan ketua komite farmasi nasional, serta disaksikan oleh kaprodi apoteker dan PP IAI sebagai saksi.

Dalam sumpahnya mahasiswa lulusan apoteker berjanji akan membaktikan hidupnya demi kepentingan kemanusiaan tanpa mempertimbangkan status sosial, politik, suku dan agama,lulusan apoteker juga berjanji untuk menjaga kerahasian informasi terkait dengan pekerjaannya dalam keilmuan apoteker.

Sementara itu Ketua Prodi apoteker Melalui secretaris prodi menyampaikan “Jangan persempit pekerjaan apoteker hanya sebatas pada bidang pelayanan kesehatan, tetapi banyak bidang pekerjaan lainnya yang juga membutuhkan tenaga apoteker” PSPA UNAND juga melakukan peningkatan pengetahuan mahasiswa secara rutin dengan cara  dilaksanakan kuliah umum dengan menghadirkan dosen tamu di kampus-kampus ternama di Indonesia juga dosen dari luar negeri yang membahas isu-isu terbaru berkaitan dengan Kefarmasian.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas. menyampaikan selamat kepada seluruh lulusan apoteker yang baru saja dilantik dan kepada orang tua yang telah menemani serta memberikan seluruh perhatian dan cinta kasih sehingga para lulusan berada pada pencapaian saat ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan melihat capaian akreditasi PSPA dan akreditasi Universitas Andalas yang juga telah A sudah seharusnya lulusan apoteker Unand banyak yang lulus dengan predikat pujian (cum laude). Mengingat pemerintah saat ini menyediakan jalur khusus penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk lulusan cum laude yang kuotanya 30 %. Jika lulusan Unand sedikit yang caumlaude, tentu peluang ini tidak dapat kita raih. Hal ini tentu perlu kita carikan solusinya, apakah ada yang salah dengan dosen atau mahasiswanya.

“Kepada lulusan agar dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan dan mengabdikan diri untuk kemajuan kesehatan masyarakat dan bangsa Indonesia”tutupnya.

 

 

Read 66 times Last modified on Jumat, 30 November 2018 17:20