Admin Farmasi

Admin Farmasi

Quis fringilla quis cursus urna sed sed velit nunc metus condimentum. Et pretium nec magna eros id commodo ligula Phasellus Curabitur wisi. Lacus elit lorem ridiculus vitae tempus eget nibh ut risus et.
19 April 2019

Padang - Fakultas Farmasi Universitas Andalas. Rapat rutin senat Fakultas Farmasi Universitas Andalas dengan agenda kenaikan pangkat tenaga pendidik, dan peningkatan mutu ajar dilingkungan fakultas farmasi Universitas Andalas, pada 18 April 2019 bertempat di ruang rapat pimpinan Fakultas Farmasi Universitas Andalas.

pada rapat kali ini ketua dan dewan senat membahas tentang evaluasi tenaga pendidik yang mengajukan kenaikan pangkat, senat akan melakukan pertimbangan terhadap etika, moral dan integritas dari tenaga pendidik yang mengajukan kenaikan pangkat,pada rapat kali ini juga di lakukan evaluasi oleh tim teknis mengenai penilaian akhir angka kredit.  

ada 3 tenaga pendidik yang mengajukan kenaikan jabatan akademik dari Lektor Kepala ke Guru Besar, Dr. Netty Suhatry, Ms, Apt., Dr. Suhatri, Ms, Apt., dan Dr. Muslim Suardi Ms. Apt., sedangkan yang mengajukan kenaikan jabatan akademik dari Lektor ke Lektor Kepada ada 2 orang, Yori Yuliandra, M.Farm, Apt., dan Dwisari Dilla Samola, M.Farm, Apt.

15 April 2019

Padang - (Fakultas Farmasi UNAND), Rapat koordinasi antara pimpinan fakultas farmasi dengan segenap tenaga kependidikan yang ada di Fakultas Farmasi, untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan yang ada di Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang, rapat berlansung pada 15 April 2019 di Gedung Fakultas Farmasi Lt. 2, Limau Manis padang.

Rapat ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Farmasi (Prof. Dr. Fatma Sri Wahyuni, Apt), Wakil Dekan II Bidang Kepegawaian (Prof. Dr. Erizal Zaini, Apt) dan Juga Kepala Program Studi S3 Farmasi (Dr. Yufri Aldi, M.Si, Apt), pada rapat ini Dekan menyampaikan bahwa "kepengelolaan Fakultas Farmasi Sudah baik, baik itu secara kepenguran organisasi dan kebersihan gedung Fakultas walaupun ada beberapa catatan kecil mengenai tupoksi dan disiplin".

Pada rapat ini tenaga kependidikan juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala dan masalah yang dihadapi selama menjalankan tugas di Fakultas Farmasi Universitas Andalas, dan melakukan diskusi dengan pimpinan fakultas untuk mendapatakan cara terbaik pemecahan masalah yang dihadapi.  

04 April 2019

Padang - Mahasiswa Fakultas Farmasi UNAND mengikuti Kuliah Tamu dengan topic Riset Kolaborasi untuk Solusi Kehalalan Produk, Prof. Dr. Yazid Bindar sebagai Dosen Tamu . Kuliah tamu ini dilaksanakan di Aula Lantai 2 Fakultas Farmasi Universitas Andalas, pada rabu 04 April 2019.

Pada kesempatan kali ini Prof. Dr. Yazin Bindar menyampiakan tentang Gelatin, kandungan yang terdapat pada gelatin dan bagai mana cara mendapatkan gelatin halal, "gelatin halal dapat diperoleh dari kulit sapi, tulang sapi, tulang ikan, kulit ikan dan juga tulang ayam agar gelatin dari sumber diatas tetap terjaga kehalallannya ketika menyemblih hewan-hewan tersubet harus mengikuti tatacara islam" imbuhnya.

Menurutnya peluang usaha dibidang gelatin hallal ini sangat besar seperti pada industri permen dan manisan, permen karet, produk kesehatan, soft gel industri dan lainnya. pada kuliah tamu kali ini mahasiswa juga di diberitahu kadar gelatin yang terdapat pada produk jadi yang memiliki gelatin pada proses pembuatannya, bagaimana keuntungan dan kerugian jika menggunakan gelatin pada produk tertentu.

Mahasiswa juga di ajarkan cara mengolah gelatin halal untuk dijadikan sebuah produk, bagaimana cara pemasaran dan pengemasan dari produk gelatin halal yang di produksi agar laris dipasaran.

05 April 2019

 

Padang (Unand) – Dalam rangka memperingati lustrum yang ke 11 (1964-2019) Fakultas Farmasi Universitas Andalas mengelar Seminar Nasional Perkembangan Terkini Sains Farmasi dan Klinis ke 8 serta Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia ke 56 yang diadakan selama dua hari yaitu dari tanggal 4-5 April 2019 di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang.

“Seminar ini merupakan penggabungan dua seminar nasional dari fakultas farmasi dan Kelompok Kerja Nasional Tumbuhan Obat Indonesia (Pokjans TOI) yang sekaligus merupakan rangkaian acara lustrum Fakultas Farmasi,” ungkap ketua pelaksana Dr. Friadi, Apt.

Ditambahkannya sekaligus juga didekasikan untuk 2 orang civitas akademika yang akan memasuki masa purnabakti yaitu Prof. Dr. Amri Bakhtiar, MS, DESS, Apt dan Prof. Dr. Adek Zamrud Adnan, MS, Apt.

Lebih lanjut, ia menyampaikan dalam kegiatan ini panitia sudah menerima hampir 100 judul penelitian yang akan dipresentasikan baik secara oral maupun poster.

Disamping itu, ia mengungkapkan seminar ini menghadirkan pembicara yaitu dr. Ina Rosalina Dadan Sp (K), MKES (Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemenkes RI), Mariyatul Qibtiyah, Apt (RSUD Dr Soetomo), Prof. Dr. Irmanida Batubara, MSI (Institut Pertanian Bogor), Ir. Indra Kusuma (Pakar Minyak Atsiri), Dr. Nurainas (Unand), Prof. Dr. Amri Bakhtiar, Apt (Unand), Prof. Dr. Adek Zambud Adnan, Apt (Unand) dan Feri Agustian (Dewan Atsiri Indonesia).

Ia merasa bahagia karena tingginya minat partisipasi dari para peneliti se Indonesia yang berasal dari 20 Institusi tersebar di Pulau Sumatera dan Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Andalas Prof. Dr. Fatma Sri Wahyuni, Apt mengungkapkan seminar ini juga menfasilitasi apoteker/calon apoteker dan para peneliti tanaman obat serta praktisi agar dapat mengetahui dan meningkatkan pengetahuan tentang perkembangan ilmu farmasi baik sains maupun klinis, maka Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerja sama dengan POKJANS TOI menyelenggarakan seminar nasional dan workshop dengan topik tentang “PERKEMBANGAN TERKINI SAINS FARMASI & KLINIK VIII dan TUMBUHAN OBAT INDONESIA ke-56”.  

Kegiatan ini mengusung tema Penggalian, Pelestarian dan Pemanfaatan Berkelanjutan Tumbuhan Obat Indonesia, Kajian Tumbuhan Nilam (Pogestemoncablin (blanco) Benth.) dan jeruk-jerukan (Citrus Spp).

Senada dengan itu, Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Dr. Dachriyanus, Apt mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan seminar nasional perkembangan terkini sains dan farmasi klinis yang ke 8 dan seminar nasional tumbuhan obat indonesia yang 56.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkini tentang perkembangan ilmu farmasi baik sains, riset maupun klinis dan menyediakan wadah bagi para praktisi farmasi, dosen, peneliti, dunia industri dan mahasiswa untuk saling berintegrasi dan bekerja sama.

Ia juga mengatakan tahun ini Universitas Andalas akan memiliki Teaching Industry dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia.

Diungkapkanya teaching industry ini mengenai gambir dan sangat berkaitan erat dengan bidang farmasi.

“Teaching industry ini merupakan jembatan bagi universitas dengan dunia usaha,” jelasnya.

Menurutnya, tidak banyak perguruan tinggi yang mendapat fasilitas ini dan berharap dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya khususnya farmasi dan Universitas Andalas pada umumnya.

“Dimana sebelumnya Universitas Gajah Mada telah memperoleh Teaching Industry dari Kemenristekdikti mengenai penggolahan biji kakao menjadi coklat yang dikomsumsi,” sambungnya.(*)

 

Humas dan Protokol Unand

 

Sumber : https://unand.ac.id/id/berita-peristiwa/berita/item/3223-lustrum-farmasi-unand.html