Padang, 5 Februari 2026 – Fakultas Farmasi, Universitas Andalas, kembali mencetak prestasi akademik dengan meluluskan seorang doktor baru dari Program Studi Doktor Farmasi. apt. Yulianis, M.Farm dengan berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Biospropeksi senyawa bioaktif jamur endofit dari pakis pohon (Cyathea contaminans (hook) Copel). Studi invitro dan in silico” dalam sidang terbuka pada Kamis, 5 Februari 2026 di Aula Fakultas Farmasi Universitas Andalas.
Disertasi ini menghadirkan temuan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus membuka peluang penerapan di masyarakat luas.
Sidang promosi doktor dipimpin oleh Prof. Dr. apt. Erizal Zaini, M.Si sekaligus Ketua Program Studi Doktor Farmasi dan dihadiri oleh tim penguji dari internal maupun eksternal universitas. Selama ujian, promovendus mampu menjawab berbagai pertanyaan dengan baik, sehingga dinyatakan lulus dengan predikat "Dengan Pujian".
Program Studi Doktor Farmasi menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Dengan kelulusan ini, Program Studi Doktor Farmasi telah berhasil meluluskan doktor ke-19, sebuah capaian yang menunjukkan konsistensi program studi dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan penelitian.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai susunan tim promotor dan penguji pada sidang terbuka ini, pembaca dapat melihat unggahan resmi melalui akun media sosial Fakultas Farmasi Universitas Andalas pada tautan berikut: Instagram Farmasi Unand.