Padang, 21 Agustus 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Andalas melaksanakan kegiatan Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 14.30 WIB, bertempat di area parkir bawah Fakultas Farmasi Universitas Andalas. Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika dan mahasiswa Fakultas Farmasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi keadaan darurat kebakaran di lingkungan kampus.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan I Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Prof. Dr. apt. Yufri Aldi, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pengetahuan dan kesiapsiagaan seluruh warga kampus dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk pemahaman mengenai penggunaan peralatan pemadam kebakaran yang tersedia di lingkungan fakultas.
Dalam kegiatan simulasi, peserta mendapatkan penjelasan mengenai fungsi dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta langkah-langkah yang perlu diperhatikan saat menghadapi kondisi darurat kebakaran. Peserta juga mendapatkan demonstrasi penggunaan APAR sebelum mengikuti sesi praktik secara langsung dengan pendampingan petugas.
Melalui praktik langsung, sivitas akademika dan mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengoperasikan APAR sebagai salah satu sarana penanggulangan awal kebakaran. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta untuk mengambil tindakan awal secara tepat apabila menghadapi situasi kebakaran di lingkungan kampus.
Selain memberikan pemahaman mengenai penggunaan APAR, kegiatan simulasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keselamatan di lingkungan kerja dan perkuliahan. Kesiapsiagaan terhadap kondisi darurat menjadi tanggung jawab bersama sehingga pengetahuan dasar mengenai prosedur keselamatan perlu dipahami oleh seluruh warga kampus.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi Universitas Andalas berharap sivitas akademika dan mahasiswa semakin memahami pentingnya pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran serta memiliki pengetahuan dasar mengenai penggunaan APAR sebagai salah satu langkah awal dalam penanganan keadaan darurat.